Termangu dalam khayalan
Hasrat merandau dalam
bimbang tak berasas
Memanggil elegi dengan paksa
Bersambatkan kesesatan harapan yang tak
bertuan
Prolog balada mulai tereja
Berskenariokan romantika kita bertiga
Berlakonkan dialog mesra protagonis dan
tritagonis
Lewat lakonisme pada syahdu sebuah himne
Kumainkan protagonisku sebagai kramagung
bukti cintaku
Dalam agungan swanama dalam syair ode
Kuadukan rindu rupamu pada sebuah
tekuran
Pada munajat di kala sang malam terlelap
Kini, kunantikan keputusanmu pada sabda
mimpiku
Dalam aksara angan yang terkirim lewat
bangunku
Berharap gugur sudah bayang skeptisme ini
Bersemikan harapan bermekarkan indah sebuah kenyataan
