Cerita Pendek
Cerpen atau
umum disebut dengan cerita pendek merupakan karya sastra berbentuk karangan
bebas yang bersifat fiktif. Karangan yang dikemas secara pendek, padat, dan
ringkas tersebut, umumnya mengisahkan segala persoalan atau permasalahan yang
dialami pengarang secara langsung maupun orang lain dengan berbalut unsur fiksi
(khayal). Pendek, padat, dan ringkasnya cerpen biasanya didasarkan pada konflik
yang diuraikan pada cerpen tersebut yang umumnya hanya satu permasalahan saja.
Selain itu, alur tunggal dan terbatasnya cerpen juga menjadi karakteristik yang
khas untuk membedakan cerpen dengan karya sastra lainnya. Akhirnya, mengacu
dari pernyataan tersebut, maka kesan cerpen sebagai sebuah karangan yang “habis
dalam sekali duduk” begitu melekat pada cerita yang syarat dengan pesan atau
amanat tersebut.
Nah, siapa pun bisa
membuat cerpen atau cerita pendek, termasuk kamu yang mungkin masih duduk di
bangku sekolah sekalipun. Banyak kejadian-kejadian unik dan menarik yang bisa
kamu ekspresikan ke dalam sebuah cerita pendek. Entah mengenai kehidupan asmara,
kehidupan pertemanan, dan hal-hal yang tentunya sangat menarik untuk dituangkan
dalam bentuk karangan bebas tersebut.
Ciri-Ciri Cerita Pendek
Cerpen memiliki
beberapa ciri-ciri antara lain:
(1)
Cerpen biasanya selesai dibaca dengan
sekali duduk
(2)
Cerpen
memiliki jumlah kata tidak lebih dari 10.000 kata
(3)
Cerpen hanya memiliki alur cerita tunggal atau satu
jalan cerita saja
(4)
Cerpen umumnya menampilkan latar dan tokoh yang
terbatas
(5)
Cerpen biasanya mengandung pesan moral yang mendalam
Fungsi Cerita Pendek
1.
Fungsi Rekreatif
Cerpen berfungsi untuk
memberikan hiburan untuk dijadikan motivasi bagi para pembaca.
2.
Fungsi Estetis
Cerpen berfungsi
untuk memberikan keindahan untuk dijadikan inspirasi bagi pembaca.
3.
Fungsi Moralitas
Cerpen berfungsi memberikan nilai-nilai moral untuk dijadikan
pembelajaran mengenai perihal baik-buruk bagi pembaca.
4. Fungsi Didaktik
Cerpen berfungsi memberikan nilai-nilai pendidikan untuk dijadikan
tambahan wawasan bagi para pembaca.
5. Fungsi Religiusitas
Cerpen berfungsi memberikan nilai-nilai agama untuk dijadikan
teladan bagi para pembaca.
Selain
kelima fungsi tersebut, fungsi cerpen umumnya disesuaikan dengan karakteristik
cerpen itu sendiri, bergantung dari maksud dan tujuan pengarang serta genre
dari cerpen itu sendiri.
